Nama Renalar berasal dari gabungan Re-, mengkaji ulang dan mengkalibrasi, dengan Nalar, akal budi dan logika objektif. Keduanya menjelaskan apa yang kami maksudkan dengan produk ini.
Sebagian besar alat pemantauan berhenti pada pelaporan: berapa banyak mention, seberapa besar jangkauannya, bagaimana komposisi sentimennya. Informasi itu perlu, tetapi tidak cukup untuk mengambil keputusan.
Renalar dirancang untuk membantu pimpinan menata ulang strategi komunikasi berdasarkan fakta lapangan, bukan asumsi. Karena itu setiap metrik disertai konteks, setiap rekomendasi menyertakan isu yang dirujuk, dan setiap angka dapat ditelusuri sampai ke sumber aslinya.
Menyajikan fakta tanpa hiperbola. Diksi yang terukur, tanpa bumbu yang membuat angka terdengar lebih baik atau lebih buruk dari kenyataannya.
Analisis yang tidak bisa ditelusuri tidak layak dijadikan dasar keputusan. Karena itu penelusuran ke sumber asli menjadi bagian dari desain, bukan tambahan.
AI unggul menyusun draf dari volume besar. Penilaian konteks tetap milik tim komunikasi yang memahami organisasinya. Renalar dirancang untuk pembagian peran itu.
Perusahaan pengembang perangkat lunak custom yang berbasis di Jakarta, dengan pengalaman membangun sistem untuk korporasi, lembaga pemerintah, dan organisasi nirlaba di Indonesia.
Kunjungi badr.co.id →Mitra dalam pengembangan Renalar, membawa perspektif praktik komunikasi dan kebutuhan nyata tim di lapangan ke dalam desain produk.
Kami tunjukkan Renalar memakai skenario program Anda sendiri, bukan demo generik.